Senin, 11 Januari 2016
Tokoh-Tokoh Nasional Beri Dukungan Terhadap Wahdah Islamiyah
Wahdah Islamiyah mengadakan konferensi pers untuk mengklarifikasi tuduhan teroris oleh Metro TV. Konferensi pers pada Senin (11/1) di Restoran Pulau Dua Senayan Jakarta tersebut juga dihadiri 26 tokoh Islam Indonesia untuk memberi dukungan kepada Wahdah Islamiyah. (Baca juga: Metro TV Fitnah Wakil Sekjen MUI Pusat)
Diantara Tokoh Nasional yang hadir Dr. Hidayat Nurwahid (Wakil Ketua MPR RI), Ustadz Yusuf Mansur, Ustadz Bahtiar Nasir (Sekjend MIUMI), Ustadz Bobby Pencetus Menghafal Al Quran Semudah Tersenyum, Dr.Syafi’i Antonio, Ustadz Fahmi Salim,Yan Harlan, Ustadz Tony Rasyid, Ustadz Amirsyah Tambunan (MUI Pusat), Ustadz Cholil Nafis (NU), Adhyaksa Dault Mantan Menpora, Dr. Aries Muftie, Teten Kustiawan, SyakirSula, Ustadz Ferry Nur, Pak Fahmi Askar, Ustaz Fadzlan Garamatan, Pak Iqbal Parewangi (Senator DPD asal sulsel), Syekh Ali Jeber, Mustafa Nahrawardaya, Egi Sudjana dan Ustadz Adnin Armas.
Konferensi Pers ini dihadiri sekitar 60 an awak media cetak,online dan TV.
Ustad Zaitun dalam Konferensi Pers nya menyatakan keprihatinan atas kejadian ini. "Sebetulnya saya sangat sedih dengan keadaan ini, sesama anak bangsa diperhadapkan dengan masalah ini. Tapi yang namanya kekeliruan perlu tetap diluruskan”, Ujar Wakil Sekjend MUI Pusat ini
Lanjut Ustadz bahwa Media adalah aset Bangsa dalam membangun kemajuan bangsa, namun perlu diingat bahwa kita tidak ingin ada yang merusak peran media ini.
“Semoga hal ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.Untuk kehidupan bangsa ke depan yang harmonis, melihat tantangan ummat dan bangsa saat ini tidak sedikit”, Tegas Ketua Ikatan Dai dan Ulama Asia Tenggara ini.
Ustad Ardin Armas sebagai pemandu acara Konpers ini menyatakan bahwa kasus pemberitaan ini melukai banyak pihak, tidak hanya pribadi Ustadz Zaitun dan Wahdah Islamiyah yang dirugikan, tapi lembaga tempat berkumpulnya ulama dan cendikiawan muslim, Majelis Ulama Indonesia Pusat (MUI) Pusat juga turut dilukai, dimana Ustad Zaitun di MUI, sebagai unsur pimpinan, serta melukai secara umum ummat Islam Indonesia
Salah seorang tokoh perwakilan ummat dari Sulsel, AM. Iqbal Parewangi yang saat ini sebagai senator DPD RI, turut hadir beri dukungan. “Hubungan dengan Wahdah Islamiyah awalnya jaga jarak, namun setelah berinteraksi dengan Ustadz Zaitun dan Lembaganya. Saya langsung jatuh cinta dengan Wahdah Islamiyah. Bahkan saya sebagai provokator kepada anak-anak Sulsel untuk menyekolahkan anaknya di lembaga pendidikan Wahdah”, ujar senator DPD RI Komite I ini
Dalam kesempatan tersebut, Iqbal Parewangi menyampaikan bahwa akan membawa masalah ini ke sidang Paripurna Besok (12/1).
Tokoh lain yang beri dukungan adalah pengurus MUI Pusat KH. Cholil Nafis dari NU. Sebagai Akademisi beliau 4 bulan lalu menguji Mahasiswa Pascasarjana UI yang mengangkat Tesis tentang Dakwah Wahdah Islamiyah. Dalam pembahasan Tesis itu tidak menemukan bahwa Wahdah Islamiyah benci NKRI, justru dalam penelitian disebutkan pola-pola perjuangan Ormas Wahdah Islamiyah yang santun, jauh dari tindakan kekerasan.
Ustadz Yusuf Mansur, tokoh Islam Nasional yang pertama beri dukungan kepada Wahdah Islamiyah dan Ustadz Zaitun,dalam Kicauan Twitternya beberapa waktu lalu,menambahkan hubungan interaksi nya dengan Ustadz Zaitun.”Ustadz Zaitun itu menemani malam-malam saya dengan belajar bahasa Arab. Beliau coaching saya mahir bahasa Arab. Semoga ke depannya Wahdah Islamiyah sesuai namanya dapat mewujudkan cita cita Persatuan Islam.” ujar ustadz penggiat Rumah Tahfizh ini.[]
Artikel Terkait

Langganan:
Posting Komentar (Atom)